1 Mintalah Meteran Mulai dari Nol Ketika akan mengisi bahan bakar di SPBU, pengendara wajib meminta petugas SPBU memulai meteran dari nol. Meski banyak SPBU yang telah menerapkan hal tersebut sebagai salah satu prosedur utama. Namun tidak ada salahnya, pembeli mengingatkan petugas SPBU. Hal ini untuk menghindari kecurangan.
37. Sementara Ibnu Sutowo dalam bukunya yang berjudul Saatnya Saya Bercerita. Menanggapi pencopotan dirinya sebagai Dirut Pertamina dengan nada kecewa "Pergantian dilangsungkan dengan cara sederhana & tertutup bagi pers, padahal Pertamina saya pimpin mulai dari nol hingga besar,""
Dekarbonisasiatau emisi nol persen menjadi tekad banyak negara sebagai upaya memerangi pemanasan global yang semakin mengancam keberadaan bumi dan umat manusia. Dalam rangka mewujudkan transisi energi yang dimulai dari halaman sendiri, Pertamina NRE telah melakukan kolaborasi dengan subholding lain ataupun afiliasi Pertamina lainnya untuk
Selasa (15/3) lalu, Pertamina mengumumkan penurunan harga beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti premium, pertalite maupun pertamax. Buat kamu, harga baru tersebut dijamin bikin berubah ekspresi saat kendaraanmu bahan bakarnya mulai menipis. Nggak ada lagi ekspresi murung, yang ada jadi wajah-wajah ceria ketika mendatangi
Kegiatanusaha Pertamina di sektor hulu yang dikelola oleh Subholding Upstream mencatatkan capaian nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri sebesar 62,35% sampai dengan September 2021 ini.
PTPertamina EP berhasil merampungkan survei seismik 3D X-Ray Marine Nodal dalam rangka menemukan cadangan migas.Survei seismik tersebut dilaksanakan di area operasi offshore Asset 3 Pertamina EP di Kabupaten Indramayu. VP Exploration Planning & Operation Pertamina EP Novy Hendri menjelaskan, pelaksanaan survei seismik 3D lapangan X-Ray cukup kompleks karena melibatkan banyak instrumen.
. Dirut Pertamina Nicke Widyawati di Kilang Refinery Development Master Plan RDMP Pertamina, Balikpapan, 8 Januari 2022. IDN Times/Uni Lubis Balikpapan, IDN Times – Nicke Widyawati dikelilingi puluhan karyawan termasuk mitra kerja asing di lokasi Kilang Refinery Development Master Plan RDMP Pertamina di Balikpapan, Sabtu 8 Januari 2022 lalu. Ini kali kedua direktur utama PT Pertamina itu berkunjung ke salah satu proyek strategis energi nasional yang dikelola badan usaha milik negara BUMN tersebut. Nicke didampingi direktur utama PT Kilang Pertamina Internasional, Djoko Priyono, mengecek detail perkembangan RDMP Balikpapan yang sudah mencapai 47 persen pada Januari 2022. Melampaui Nicke, salah satu dari 100 perempuan berpengaruh di dunia versi Majalah Fortune itu, lincah dan gest. Berbalut seragam alat pelindung diri APB Pertamina, dia mengecek detail perkembangan termasuk gudang di wilayah Karingau yang dipenuhi jutaan alat yang akan dirakit di RDMP. “Luar biasa ya, ini kita harus belajar manajemen logistiknya,” ujar Nicke, yang terus dipandu manajer proyek dari pihak mitra dalam kerjasama operasi dengan Hyundai Korea Selatan. Bruce Lee, manajer asal Korea, menjelaskan perkembangan proyek senilai lebih dari Rp100 triliun harinya, Nicke yang mengajak sejumlah pemimpin redaksi media massa dari Jakarta, sudah siap untuk jalan pagi pukul wita, di kawasan perumahan pegawai Pertamina di sana. Padahal malam sebelumnya sampai cukup larut dia masih berkegiatan, termasuk memberikan paparan setelah acara makan malam.“Energizing You,” itu jawaban Nicke, yang merayakan ulang tahun ke 54 tahun di Desember 2021, saat ditanya dua kata yang menggambarkan apa tujuan utama Pertamina. Acara itu sendiri dikemas dengan judul “Energizing Your Future”.November 2021 dalam acara Konferensi Perubahan Iklim COP 26 di Glasgow, Skotlandia, Nicke menyampaikan pesan yang sama. “Pertamina menyeimbangan pentingnya mendukung upaya atasi perubahan iklim climate change dengan prinsip memastikan ketahanan energi, aksesibilitas energi, dan keterjangkauan harga energi dengan keberlanjutan perusahaan. Kami akan beroperasi dengan cara yang berbeda,” ujar lulusan Institut Teknologi Bandung ITB malam 7 Januari 2022, Nicke menjelaskan arah kerja dan target Pertamina di tahun 2022. Ada tiga fokus dan enam tujuan goal. Berikut paparan Nicke secara lengkap. Baca Juga Transformasi Kilang-Kilang Minyak Pertamina agar Menjadi Modern 1. Soal tiga fokus yang harus dilakukan Pertamina di tahun 2022Dirut Pertamina Nicke Widyawati di Kilang Refinery Development Master Plan RDMP Pertamina, Balikpapan, 8 Januari 2022. IDN Times/Uni Lubis Ada tiga hal yang harus dilakukan Pertamina, ini pararel. Ketiganya sama penting. Pertama, kita tetap harus meningkatkan performance, layanan, kinerja pada bisnis oil and gas. Ini existing bisnis, karena sampai hari ini demand oil and gas masih menjadi yang terbesar. Walaupun semua orang di dunia sudah bicara tentang transisi energi. Tapi faktanya hari ini masih didominasi oil and gas. Dan kalau kita lihat di dalam grand strategy energi pemerintah, sampai 2050 porsi dari oil and gas memang secara persentase menurun dari hari ini 32 persen ke 20 persen, tapi volume akan meningkat lima kali lipat dari 2020 ke 2050. Dari hampir 200 billion oil equivalent akan meningkat lima kali lipat di 2050. Secara volume masih karena itu fokus pertama adalah me-maintain dan mengembangkan, karena pemerintah melihat peningkatan targetnya dari hari ini 700 ribu barel akan ditingkatkan menjadi 1 juta barel per yang kedua adalah mulai melakukan transisi energi dari fossil fuel energy ke new and renewable energy. Apa yang harus kita lakukan? Kita harus meningkatkan gas dalam fuel mixed kita karena gas ini jadi transisi antara fossil fuel ke arah renewable yang kita lakukan untuk mengembangkan gas? Gas itu tidak mudah transportasinya, tidak seperti BBM. Kalau BBM bisa pakai darat, pipa, laut. Gas gak bisa. Gas hanya bisa pakai kalau untuk tranportasi lainnya ini harus digasifikasi dulu, harus dijadikan LNG dulu. Jadi infrastruktur yang difokuskan. Jadi fokus yang kedua adalah membangun infrastruktur gas agar transisinya smooth dari fossil energy ke renewable ketiga mulai mengembangkan ke renewable energy. Ini sesuatu yang sama sekali baru. Pertamina di sisi ini ada energi geothermal, panas bumi, tapi yang lain belum. Kita harus sama, kita kembangkan jadi Soal lahirnya enam subholding Pertamina untuk melaksanakan tiga fokus kerjaDirut Pertamina Nicke Widyawati di Kilang Refinery Development Master Plan RDMP Pertamina, Balikpapan, 8 Januari 2022. IDN Times/Uni Lubis Oleh karena itu kita harus memecah organisasi ini agar ketiga fokus, ketiga-tiganya bisa dijalankan secara paralel dengan prioritas yang sama. Oleh karena itu kita kemudian sesuai dengan perintah pemegang saham, kita melakukan restrukturisasi dengan membentuk enam subholding. Subholding pertama adalah subholding hulu, jadi yang bertugas untuk melakukan tugas pertama adalah subholding hulu, subholding Refinery and Petrochemical, dan juga subholding integrated marine logistic dan subholding Commercial and Trading C&T.Untuk yang kedua, yang membangun infrastruktur gas adalah subholding gas. Ketiga, yang untuk mengembangkan renewable energy adalah Subholding Pertamina Power & NRE , atau New and Renewable Energy. Dengan struktur demikian, kalau ditanyakan Pertamina holding ngapain?Pertamina Holding berperan sebagaiPertama, kita harus memastikan bahwa penugasan pemerintah berjalan karena semua pada khawatir setelah jadi subholding, masing-masing punya profit and losses sendiri, neraca sendiri, cash flow sendiri, semuanya cari aman sendiri. Cari profit sendiri. Maka holding memastikan ini, bahwa setelah dilakukan restrukturisasi justru kita akan melakukan efisiensi, dengan meningkatkan pelayanan. Sekarang dompetnya sendiri-sendiri, gak bisa saling subsidi seperti penugasan-penugasan seperti BBM satu harga, ini harus tetap penugasan untuk peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri TKDN. Ini kita kendalikan di holding. Secara umum fungsi holding sebagai integrator, jadi masing-masing direktur di holding menjadi integrator, mengintegrasikan anak-anak ini agar tidak lari kejauhan. Lari-lari... ditarik lagi. Saya ini seorang ibu, selalu menggunakan filosofi ibu-ibu untuk mengelola itu mengapa restrukturisasi kita harus mempercepat supaya tiga fokus kerja hal bisa berjalan. Bayangkan kalau masih satu badan besar kita hanya fokus ke nomor satu saja, nomor dua dan tiga tidak akan ter-handle karena kita semua sibuk dengan operasional itu kita mencanangkan enam goals atau tujuan Pertamina di tahun 20223. Mendorong ESG dan program energi ramah lingkungan, go collaborativeProgram yang dibeberkan Dirut Pertamina Nicke Widyawati di Kilang Refinery Development Master Plan RDMP Pertamina, Balikpapan, 8 Januari 2022. IDN Times/Uni Lubis Oleh karena itu kemudian kita di holding mendorong juga dari sisi lingkungan dan governance. Bagaimana kita meningkatkan itu. Karena di awal tahun 2021 setelah pertama kali kita melakukan pengukuran Environmental, Social and Governance ESG rating kita, jelek banget. Masuk dalam kategori high-risk. Setelah kita potret, kita langsung mengontrol, masing- masing subholding bagaimana memberikan kontribusi terhadap menurunkan karbon ingin ikut target pemerintah bagaimana di 2030 kita turunkan 29 persen atau 41 persen dengan dukungan dari internasional dan di tahun 2060 menjadi nett zero gas emission. Itu Februari, sampai Oktober 2021, dalam waktu delapan bulan kita bisa menggerakkan orang-orang yang sebetulnya sudah mulai tapi bisa lebih yang memberikan kontribusi paling besar adalah dari Pak Djoko Djoko Priyono, Dirut PT Kilang Pertamina Internasional dari kilang. Kilang memproses yang namanya gas suar, flare, dengan flaring system. Ini yang dilakukan. Diproses lagi. Yang biasanya dibuang, kita proses lagi. Dalam waktu delapan bulan, 5 juta ton karbon emisi CO2 berhasil diturunkan oleh Pak Djoko. Jadi bagus setelah mulai pertengahan 2020 kita melakukan program Langit Biru, bagaimana edukasi masyarakat untuk berpindah dari RON 88 ke RON 90, dan alhamdulillah itu memberikan kontribusi luar biasa. Di akhir tahun 2021 kita menghitung, penurunan karbon emisi dari program itu adalah 12 juta ton. Ini besar sekali. Inilah yang menjadikan tema besar go sustainable. Kita membuat program-program yang sejalan dengan pemerintah dalam nett zero secara governance kita juga harus memperbaiki, oleh karena itu kita kerjasama dengan semua pihak, dengan aparat penegak hukum, dengan audit negara dan sebagainya, untuk mengawal proses kegiatan bisnis Pertamina agar sesuai Good Corporate Governance GCG.Ketiga, good product, apa yang mau kita lakukan. Karena apa yang kita kerjakan besar dan masif. Oleh karena itu tidak mungkin Pertamina kerjakan sendiri, perlu kerja sama. Pertama kita buat dulu yang tadi, anak-anak subholding harus kompak satu sama lain, harus sama-sama mendukung ketargetannya. Oleh karena itu program go sustainable dikerjakan di dalam grup dengan target fuel mixed minimal 25 persen dari new renewable energy, maka subholding-subholding bekerja sebesarnya seperti membangun Pembangkit Listrik TenagaSurya PLTS, Di Bontang, di Dumai, di Cilacap, Balongan. Kita juga bangun di Rokan. Yang tadinya menggunakan elpiji, kita ganti dengan ini sebelum kolaborasi dengan pihak luar, kita kompak dulu di dalam, saling dukung sesuai dengan kompetensinya. Kedua, membuka kerjasama dengan pihak luar yang punya teknologi dan yang pasar di luar. Karena ini kaitannya dengan go global, kalau mau go global kita gak mungkin sendirian. Bisa sih, tapi lama. Kalau mau cepat gandeng yang ada di pasar dan saling kolaborasi untuk masuk pasar punya sumber daya alam yang sangat besar, tapi kenapa malah terjadi krisis energi, kemudian, impor juga tinggi sehingga current account defisit masih besar. Gimana kita bisa berikan solusi atas tingginya impor elpiji yang masih 70 persen diimpor dengan batubara yang ada di dalam negeri dengan coal gasification. Ini yang harus kita lakukan. Orang boleh mengatakan, batubara kotor dan sebagainya. Tapi dengan teknologi bisa bersih. Dari hasil penelitian kita kalau DME jenis alternatif bahan pengganti LPG Dimethyl Ether batubara kalau dibakar untuk memasak, karbon emisi lebih rendah daripada elpiji. Teknologi penting. Kita membuka diri kolaborasi dengan pemilik teknologi yang sudah proven. B100, memproses Crude Palm Oil CPO menjadi biodiesel. Kita sudah ada B30, tapi sebetulnya secara kompetensi, secara kesiapan teknologi ini bisa sampai B100 dan memang kita sudah memproduksi barel per hari di Dumai dan di akhir tahun ini akan tambah tiga ribu barel di Cilacap. Lalu tambah tiga ribu barel lagi di Cilacap tahun berikutnya menambah dua ribu barel di kita sudah punya roadmap seperti itu, bagaimana kita memproses CPO kita yang berlimpah, dan batubara yang banyak di perut bumi adalah go collaborative. Baca Juga [EKSKLUSIF] Wawancara Khusus Bersama Dirut Pertamina Nicke Widyawati 4. Mendukung keberlanjutan perusahaan Pertamina lewat go sustainableDirut Pertamina Nicke Widyawati di Kilang Refinery Development Master Plan RDMP Pertamina, Balikpapan, 8 Januari 2022. IDN Times/Uni Lubis Kaitannya dengan go sustainable, ada proses yang kita lakukan, karbon emisi yang saat ini masih ada di udara ini harus dikurangi, caranya kita captured dan inject ke dalam perut bumi, dan ini bisa menjadi IOR. Jadi CO2 IOR ini bisa meningkatkan produksi dari oil and gas yang masih ada di bawah tanah bisa didorong ke atas dengan CO2 IOR, di-inject, atau setelah itu bisa juga disimpan. Makanya namanya carbon capture utilisation and storage CCUS teknologinya ini yang kita kerjasama dengan menarik, selama ini yang kita tahu yang namanya eksplorasi kita sebut eksplorasi konvensional. Sekarang ada non konvensional. Unkonvensional ini adalah sudah dilakukan Amerika, yang membuat Amerika di tahun 2010, yang tadinya nett importer jadi nett exporter. Itulah unconventional exploration kita kenal dengan shale oil and shale gas. Bagaimana mereka melakukan itu, bisa menghasilkan oil and gas yang akhirnya membuat mereka berjaya, sekarang ekspor ke mana-mana. Itu akan kita lakukan juga dengan bekerjasama dengan pemilik teknologi yang sudah proven dengan perusahaan Amerika untuk membangun kita punya potensi dengan reservoir-reservoir, cadangan yang kita miliki. Kalau kita mau membuka diri dan berkolaborasi, kita harus meningkatkan kinerja Soal keinginan melakukan proses kerja go productive and efficientProgram yang dibeberkan Dirut Pertamina Nicke Widyawati di Kilang Refinery Development Master Plan RDMP Pertamina, Balikpapan, 8 Januari 2022. IDN Times/Uni Lubis Karena kita tahu tantangan ke depan. Kalau sekarang kan Pertamina ini monopoli ya di BBM, ke depan karena BBM sudah menurun dan kita masuk alternatif energi lain, maka monopoli sudah tidak ada lagi, kita harus siap bertarung secara free fire competition, maka kuncinya adalah efisiensi, selain tentunya pelayanan dan kualitas produk agar masyarakat loyal dengan produk Pertamina. Untuk itu, maka produktivitas juga perlu kilang akan ditingkatkan. Salah satunya kilang Balikpapan. Kita tahu Balikpapan dibangun 1922, Dumai Plaju dibangun 1917 kalau tidak salah, jadi ini barang sudah sepuh. Bagaimana mau produktif? Bagaimana mau efisien? Kualitas produk Euro 2, padahal Euro 2 di banyak negara sudah ditinggalkan. Oleh karena itu, kita harus melakukan improvement terhadap kilang-kilang yang ada. Misalnya yang kita lihat proyek RDMP Balikpapan. Kilang yang ada kita tingkatkan kapasitasnya, kita tingkatkan kualitas produknya dari Euro 2 ke Euro 5. Produksinya yang tadinya 260 ribu barel per hari akan meningkat 360 ribu barel per boleh mengatakan proyek Pertamina gak ada yang jalan. Besok bapak ibu bisa melihat langsung bagaimana kita bekerja keras, siang malam, walah dalam kondisi COVID-19, kita bangun. Karena apa? Karena tugas kita untuk menciptakan kemandirian energi nasional. Tanpa RDMP ini, kilang Balikpapan sudah harus tutup kalau dunia kemudian melarang Euro sangat penting kita lakukan RDMP Balikpapan, kita juga kerjakan di Balongan, kita naikkan dari Euro 2 ke Euro 5 dan tambah kapasitas. kita juga lakukan dimulai dari nol. Cilacap next, karena Cilacap sekarang boleh dibilang adalah kilang yang terbaik di antara kilang yang lain dan kapasitas paling besar. Masalahnya kita harus memikirkan, nanti setelah BBM demand turun, kita mau ngapain? Oleh karena itu kita tambahkan, refinery and petrochemical. Demand petrochemical itu meningkat terus. Hampir semua barang ada petrochemical-nya. Jadi jangan khawatir. Kita siapkan petrochemical yang diintegrasikan dengan kilang agar ketika demand BBM turun, ini akan di-convert. Konversi. Sumber daya alam kita oil and gas akan kita convert ke petrochemical. Oleh karena itu kenapa tahun 2019 akhir ,kemudian kita ambil TPI dan TPPI. Sahamnya kita beli karena akan kita integrasikan dengan proyek Pak Djoko Djoko Priyono, dirut PT KPI.Pada kilang baru di Tuban ada petrochemical yang kita bangun, revamping aromatic dengan TPPI juga membangun proyek baru dan kita akan bangun polypropelene project di Balongan. Juga kita akan bangun lagi yang kerja sama, integrated refinery and petrochemical complex paling besar, di Balongan juga. Itulah yang akan kita lakukan. 6. Tujuan Pertamina melakukan upaya go greenDirut Pertamina Nicke Widyawati dan pemimpin media di Kilang Refinery Development Master Plan RDMP Pertamina, Balikpapan, 8 Januari 2022. IDN Times/Uni Lubis Goal keempat adalah go green. Dalam program ini yang mempunyai peran yang besar adalah Pertamina New and Renewable energy. Hari ini kita menjadi salah satu produsen listrik dari panas bumi yang terbesar di Indonesia. Dan kita integrasikan dengan geothermal-geothermal unit lain di BUMN, dan kita akan kapitalisasi untuk tingkatkan kapasitas jadi double, dalam 4-5 tahun ke depan. Pertamina ini kenapa geothermal utilisasi masih rendah? Masih sekitar tujuh persen dari cadangan yang ada. Karena kalau dibandingkan dengan energi primer alternatif lain, ini relatif lebih mahal. Karena ini gabungan hulu dan hilir. Pada saat kita melakukan temuan untuk panas bumi, ini sama dengan aktivitas di hulu. Hulu mahal dan berisiko lalu kemudian diproses menjadi ini satu-satunya renewable energy yang bisa jadi base-load, yang lain tidak bisa jadi base-load, karena karena matahari tidak bersinar 24 jam, angin tidak bertiup 24 jam, air tergantung di hulunya. Kalau terjadi penggundulan hutan maka debit airnya kurang. Satu-satunya yang bisa jadi base-load 24 jam itu hanya panas bumi. Jadi kalau kita ingin mempunyai keandalan listrik dari renewable energy, maka jawabannya adalah panas bumi dan karena itu menjadi fokus masalah keekonomian dari uap panas bumi bisa diproses jadi apalagi? Green hydrogen. Ini yang akan kita kembangkan dan yang pertama akan dibangun di di wilayah kerja Pertamina di Ulubelu, kita akan kita bangun green hydrogen dengan kapasitas 100 kilogram per hari, maka dengan multiproduk, keekonomian akan itu kita punya program-program lain karena dengan menyesuaikan transisi energi. Maka kita kemudian bersama Inalum, Antam, PLN membangun IBC, Indonesia Battery Corporation, membangun pabrik baterai, EV electric vehicle , dari hulu ke hilir dari mulai penambangan nikelnya, kemudian smelter, jadi prekursor, battery cell, battery pack dan battery recycle. Plus Electric Vehicle two wheels and four wheels di Indonesia. Ini akan kita lakukan lagi akan launching kerjasama kita dengan Gesit, kerjasama dengan Gojek. Kita akan kerjasama untuk menyediakan motor listrik dan battery cell system setelah kita launching dan ini pekerjaan rumah besar kalau orang mengurangi market dari BBM dan sebagainya. Kita bilang, kita ini harus seperti Teh Botol, apapun makanannya minumnya Teh Botol. Jadi apapun yang dibutuhkan customer kita berikan, ikuti zaman. Jangan denial. Orang berubah, preferensi masyarakat berubah, ikuti irama itu. Tapi kita harus bergerak lebih cepat. Bisnis ini seperti peperangan, jangan telat bergerak. Kalau telat bergerak, ditembak mati kita. Tapi kita gak mati, Bu. Iya, tetap terluka, kan? Mau diobati perlu waktu, perlu diobati, untuk bangun lagi. Telat juga kesalip orang ini bagaimana kita mengubah yang tadinya sebagai giant, raksasa, menjadi perusahaan-perusahaan besar yang cepat beradaptasi dengan lingkungan ke Pertamina beradaptasi dengan melakukan go digitalDirut Pertamina Nicke Widyawati di Kilang Refinery Development Master Plan RDMP Pertamina, Balikpapan, 8 Januari 2022. IDN Times/Uni Lubis Kita ada Pertamina Integrated Command Center. Kenapa kita bangun itu, karena setelah operasional kita berikan ke subholding, maka kontrol dari mana? Padahal kita mengintegrasikan, tanpa digitalisasi kita tidak mungkin mengambil keputusan cepat, monitoring aja susah, karena itu kita bangun sistem digitalisasi dari hulu ke hilir. Memang kita mulai dari hilir karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Agar kita bisa meningkatkan pelayanan ke masyarakat, dimulai dari digitalisasi bisa lihat transaksi yang terjadi detik itu di SPBU di suatu tempat di mana, di dispenser nomor berapa, ada nomor mobilnya, ada jumlah meter dan ada uangnya cring... cring...cring... kita bisa tahu. Jadi kita juga bisa memonitor daily stock, sehingga tidak ada lagi, tiba-tiba ditelepon, oh ini terjadi kelangkaan di sana. Kita bisa cek, ini ada dari CCTV, dari data yang ada, kita punya buktinya. Dari CCTV kita bisa tahu tidak ada antrean. Karena kita punya data, masak motor belinya di atas 4 liter, sampai truk beli di atas 200 liter, kita punya datanya. Kita connect ke akan terus kita kembangkan dan pasang CCTV yang bisa langsung track nomor polisinya. karena kita melihat BBM subsidi masih juga banyak tidak tepat sasaran, ini uang negara, jadi kita harus kendalikan agar tidak lagi ada yang tidak tepat sasaran. itu SPBU kita sekarang bergerak ke BBM, kita pasang sistem. Sekarang semua order melalui online, jadi datang ke sana udah gak ada orang, tinggal sopir memasukan kode pembelian, ngocor sendiri dan berhenti sendiri. Gak mungkin lebih dan gak mungkin sekarang PT KPI bangun realtime untuk maintenance system. Jadi tahu kalau ada masalah di kilang bisa dilakukan intervensi perbaikan. Demikian juga di kapal sehingga kita tahu kapal di mana, kalau berhenti terlalu lama eh, jangan-jangan “kencing” di laut, langsung kita cari. Dinamikanya luar biasa. Ini kita lakukan agar di kantor pusat kita bisa memonitor hulu kita sekarang memasang integrated operation and maintenance service center, jadi kita bisa memonitor per sumur. Jadi per sumur itu tahu berapa produksinya, sumur mana yang sedang eksplorasi, berapa volumenya. Contoh, misalnya, mengalir dari sumur Blok Rokan ke Dumai kita pasang pipanya berapa volumenya, dan sebagainya. Kita juga pasang di Prabumulih, ini bisa meningkatkan produktivitas karena perencanaan dari eksplorasi bisa di-maintain, tidak ada idle time, waktu terbuang, sehingga lebih kunci kenapa kita bisa melakukan pengeboran yang masif dan agresif dan ini kita akan kita terapkan, seluruh blok kita akan menggunakan aplikasi ini. Dan semua datanya ditarik ke pusat. Jadi nanti bapak ibu melihat bagaimana Pertamina Integrated Command Center dan untuk itu kita bentuk organisasi baru langsung di bawah Dirut untuk mengelola ini untuk program Pertamina tak ingin jago kandang, dengan lakukan go globalSVP Human Capital Management PT Pertamina Lelin Eprianto memberikan pemaparan kepada Menteri BUMN Erick Thohir, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat mengunjungi ruang Pertamina Intergrated Command Center di Graha Pertamina. Jumat 10/09/2021. Dok. Pertamina Produk-produk kita juga sudah dimenangkan di luar, tapi yang kita masuk dengan globalisasi, bukan hanya kita yang produk kita tapi gimana kita bekerja sama sebagai partner equal dengan perusahaan global. Bagaimana kita bangun supply chain baik regional maupun global supply ini yang kita dorong agar Pertamina bisa tumbuh secara sehat. Saling terkait, melengkapi, jadi ini puzzle-puzzle yang kalau kita hubungkan, ini akan jadi kunci keberhasilan Pertamina9. Energize The Nation, tema tujuan Pertamina 2022Kilang minyak PT Pertamina. Dok. PertaminaTahun 2022 ini journey kita karena “energizing the future”. Ini apa sih? Jadi bagaimana kita meng-energize, menjadi lebih hijau, seperti program langit biru akan kita lanjutkan program ini tentu dengan target yang lebih agresif. Ada hampir 200 SPBU yang dipasang atau dilistriki oleh solar PV, ini akan terus kita kembangkan. Juga di kilang dan juga di hulu. Kemudian soal target ESG. Hari ini kita ada di ranking 15 dari 251 global energy company. Ini yang harus kita naikkan dan semua subholding punya tugas masing-masing untuk membuat kita naik peringkat ESG. Dalam kondisi apapun kita harus dorong UMKM, kita harus dorong TKDN, jadi motor penggerak, kita harus masuk ke industri yang swasta tidak mau masuk. Ini harus kita lakukan, layanan ke masyarakat nomor satu, kita harus kesampingkan ego untuk hanya untuk memikirkan profit, itu harus kita kesampingkan. Karena our objective untuk 2022 adalah energize the nation. Kita punya rencana Capex capital expenditure US$12 billion dengan target TKDN. TKDN tahun lalu mencapai 52 persen, dan energi. Pak Djoko dirut PT KPI nanti bisa cerita dari target TKDN di RDMP Balikpapan lebih dari target. Jadi kalau investasi US$7,2 million bisa untuk menggerakkan energi dari industri nasional dan industri lokal dan energy for sebenarnya cerita sama, fokus satu, fokus dua, fokus tiga, dan ini akan selalu jadi landasan bagaimana Pertamina bergerak, lebih diakselerasi lagi dan dengan investasi yang besar lagi. Kita akan spend money for the future. Rencana investasi yang kita spend for the future, itu lebih tinggi dari rata-rata perusahaan energi dunia. Perusahaan energi dunia spend untuk energi the future rata-rata empat persen, Pertamina sembilan persen. Kita harus bergerak lebih cepat, karena kita tahu potensi energi di indonesia ada banyak. Kita spend our money for the future lebih besar dari perusahaan-perusahaan global energi lainnya. Ini jadi pekerjaaan rumah bersama agar bisa berjalan bersama untuk visi dan misi yang ditetapkan pemegang secara garis besar untuk 2022. Journey kita sangat menantang, tetapi menarik dan tentu ini menjadi PR bersama dari subholding agar kita bisa berjalan bersama untuk visi dan misi yang ditetapkan pemegang Baca Juga Dirut Pertamina Gerak Cepat Pimpin Gugus Tugas Energi dan Iklim di B20
Cari slogan pertamina mulai dari nol dan simak di mana pom bensin terdekat. Lihat seluruh SPBU Indonesia, harga bensin terbaru, alamat, jam buka, video, foto, ulasan, lokasi, berita di Autofun. * Informasi di atas, gambar, video, dan data lainnya dari Internet, halaman ini hanya menampilkan data yang kami kumpulkan dari Internet. Jika data salah atau pelanggaran, silakan hubungi kami untuk menghapusnya feedback Daftar SPBU Pertamina di Indonesia Semua kota Saringan SPBU Pertamina Jalan Raya Jonggol, Cileungsi, Kec. Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16820, IndonesiaPertaminaJl. Besar Ps. Bengkel Sei Sijenggi, Kec. Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara 20986, IndonesiaSPBU Pertamina86MJ+5HV, Jl. Cok Agung Tresna, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80234, IndonesiaSPBU Pertamina SroyoFV2Q+XXC, Jl. Solo - Sragen, Grumbelsawit, Sroyo, Kec. Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57731, IndonesiaSPBU Pertamina Raya Nginden Baratajaya, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60284, IndonesiaPertaminaX4V5+2Q5, Jl. Sungai Liat - Pangkalpinang, Riding Panjang, Kec. Merawang, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung 33172, IndonesiaSpbu Pertamina 34-12306Jl. Kesehatan Raya Bintaro, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12330, IndonesiaSPBU Pertamina Betal Nguntoronadi Jl. Wonogiri - Pacitan, Melikan, Gebang, Kec. Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57671, IndonesiaPertamina Patra PalaranC5QH+M5V, Rw. Makmur, Kec. Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75251, IndonesiaPertaminaJl. Gajah Raya Pandean Lamper, Kec. Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah 50249, IndonesiaSPBU Terbaik di IndonesiaPERTAbotol SikumanaQJR7+R78, Jl. H. R. Koroh, Sikumana, Kec. Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Tim. 85142, IndonesiaPertashopJl. Sei Mahakam Mamburungan, Kec. Tarakan Tim., Kota Tarakan, Kalimantan Utara 77125, IndonesiaPERTASHOP PAKANDANGAN97F4+5JR, Pakandangan, Kec. Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat 25584, IndonesiaPT Kilang Pertamina InternasionalGedung Grha Pertamina, Tower Fastron Lantai 9, Jl. Medan Merdeka Tim., Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110, IndonesiaPT. Maju Global Mobilindo Dealer Wuling BatamKomplek Nagoya Gateway, Jl. Raden Patah Lubuk Baja, Batam City, Riau Islands 29432, IndonesiaVideo slogan pertamina mulai dari nolPertamina Puasa-Lebaran 2008Mulai dari nol ya...?.Apa aku harus jadi pertamina yg mulainya dari di SPBU yang ada mulai dari NOL😄😄😄Kaya Pertamina.. Mulai dari 0 yaaa🤣FAQ Apakah Anda mencari tentang slogan pertamina mulai dari nol? Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang "slogan pertamina mulai dari nol", coba cari SPBU di database kami untuk melihat review, alamat, foto, nomor telepon, jam buka, dan informasi lainnya. Berapa harga bensin di Indonesia? Untuk harga BBM spesifik, Anda bisa mengecek data daftar harga masing-masing RekomendasiBMW X3 Rp 969,00 - 1,14 Milyar BMW X1 Rp 669,00 - 851,00 Juta MG HS Rp 371,80 - 431,80 Juta MG ZS Rp 261,80 - 295,80 Juta Merek Mobil Terkenal di IndonesiaBandingkan Mobil PopulerSPBU TerdekatSPBU di Jakarta PusatSPBU di Jakarta SelatanSPBU di Jakarta TimurSPBU di Jakarta UtaraSPBU di Sungai PenuhSPBU di JambiSPBU di BandungSPBU di BekasiSPBU di BogorSPBU di CimahiSPBU di CirebonSPBU di DepokJenis Motor Terbaik Di Indonesia 2023Motor Scooter TerbaikMotor Sport TerbaikMotor Cafe Racer TerbaikMotor Off Road TerbaikMotor Touring TerbaikMotor Street TerbaikMotor Moped TerbaikMotor Cruiser TerbaikMotor Adventure Sport TerbaikMotor Super Sport TerbaikMotor Adventure Touring TerbaikMotor Dual Sport TerbaikMotor Listrik TerbaikScooter Listrik TerbaikViar Motor ListrikGesit Motor ListrikYamaha Motor ListrikHonda Motor ListrikYamaha Motor SportHonda Motor SportMesin Merk Motor LainnyaMesin YamahaMesin Motor HondaMesin Motor BMWMesin VespaMesin Motor SuzukiMesin KawasakiMesin Harley DavidsonMesin BenelliMesin DucatiMesin KTMMesin Royal EnfieldMesin ViarMesin Motor PeugeotMesin TriumphMesin PiaggioMesin BajajMesin ApriliaMesin DiabloMesin HusqvarnaMesin Gesits
Tangerang – Di era yang sudah modern seperti saat ini kita dihadapkan dengan bermacam macam teknologi contohnya kendaraan, kendaraan memudahkan kita pergi ke suatu tempat dengan cepat dan pastinya memangkas banyak waktu dibanding kita berjalan kaki. Hampir setiap rumah di Indonesia saat ini pasti memiliki kendaraan seperti motor atau mobil. Bahan bakar kendaraan bermotor yaitu Pertalite, Pertamax, pertamax turbo, solar, dexlite, pertamax racing, dan pertamina dek. Semua bahan bakar itu biasa dijual di SPBU di seluruh indonesia. Kasus Kecurangan di SPBU Pertamina Dimulai dari nol, itu slogan atau kata yang sering kita dengar ketika mengisi bahan bakar di SPBU stasiun pengisian bahan bakar umum. Tapi pada kenyataannya sering kali kita menemukan oknum-oknum nakal yang melakukan kecurangan ketika kita mengisi bahan bakar. Sebagai contoh yang masih hangat-hangat nya kecurangan di stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum SPBU Pertamina bernomor 3442117 di Gorda di Kibin, Kabupaten Serang disanksi penutupan selama 6 bulan. Sanksi itu diberikan PT Pertamina Persero melalui Pertamina Patra Niaga Subholding Regional Jawa Bagian Barat karena adanya kecurangan dengan cara memodifikasi mesin dispenser yang merugikan konsumen. Kecurangan tersebut dilakukan petugas saat menjual BBM berjenis Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar. Sehingga, harga dan takaran bensin yang keluar tidaklah sesuai. Kasus ini sebelumnya diungkap Ditreskrimsus Polda Banten atas sindikat kecurangan perdagangan BBM di SPBU Gorda Nomor 34-42117 di Jalan Raya Serang – Jakarta KM 70 Kecamatan Kibin Kabupaten Serang, pada Desember 2021 lalu, Pertamina menindak oknum petugas SPBU Bintaro Tangerang Selatan yang kedapatan melakukan kecurangan setelah seorang pembeli wanita memviralkan videonya di media sosial. Lalu pada Januari 2019 Kementerian Perdagangan Kemendag menyegel SPBU Pertamina di Jalan Ringroad Gagak Hitam Medan karena mengoperasikan enam unit pengisi BBM atau nozzle jenis solar dengan tingkat kesalahan rata-rata mencapai -0,83 persen. Kemudian pada bulan Agustus 2019, Kemendag melakukan pengawasan SPBU di sembilan kabupaten/kota provinsi Bali pada 6—9 Agustus 2019. Hasil dari pengawasan tersebut, empat SPBU diduga melakukan kecurangan, yaitu dua di Kabupaten Bangli dan dua di Kabupaten Badung. Berdasarkan hasil pengawasan di Bangli, telah ditemukan adanya dugaan pemasangan alat tambahan pada pompa ukur berupa rangkaian elektronik printed circuit board PCB di dua SPBU yang diawasi tersebut. Sementara pada Juni 2019, Kemendag juga pernah menyegel SPBU Pertamina yang ada di Kabupaten Indramayu karena kedapatan menggunakan alat tambahan yang merugikan konsumen. Selain kasus kecurangan pengurangan takaran BBM, sejumlah SPBU Pertamina juga beberapa kali didera kasus lainnya seperti menjual solar subsidi ke truk industri, kelalaian petugas sehingga bensin yang diisi sesuai uang dibayarkan, hingga kasus pungutan di fasilitas toilet gratis yang sempat dipermasalahkan Menteri BUMN Erick Thohir. Untuk kasus kecurangan yang terungkap di SPBU Serang, Pertamina tidak memutus kontrak kerja sama, namun hanya melakukan pembinaan dengan menghentikan penjualan selama 6bulan. Pemilik dan manajer SPBU yang sudah ditetapkan jadi tersangka karena terbukti merugikan konsumen, juga tidak ditahan polisi. Mahasiswa Teknil Elektro Universitas Sutomo, Faisal Afif Sudian Tips Hindari Kecurangan Petugas SPBU Berikut tips menghindari kecurangan operator SPBU saat Anda mengisi BBM di pom bensin. 1. Pastikan Meteran Dimulai dari NolKetika akan mengisi bahan bakar di SPBU, pengendara harus memastikan petugas sudah memulai meteran dari nol. Meskipun hampir semua SPBU menerapkan hal tersebut, tidak adasalahnya pembeli lebih teliti dan memperhatikan meteran tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari atau meminimalisir kecurangan. 2. Lihat laju meteran Meski meteran sudah dimulai dari nol, pembeli sebaiknya tetap mengawasi lajunya meteran SPBU. Hal ini untuk mengamati jika ada praktik kecurangan yang lain, seperti kelajuan meteran yang sangat cepat atau tidak normal. 3. Ketahui Kapasitas Tangki Pemilik kendaraan harus mengetahui kapasitas kendaraannya. Hal ini bertujuan, ketika mengisi bahan bakar hingga penuh, pemilik kendaraan bisa memastikan sesuai dengan kapasitas. Bila tidak sesuai dan menemui kejanggalan, pemilik kendaraan bisa mengadukan hal tersebut ke supplyer bahan bakar. Mypertamina Per tanggal 01 Juli 2022 PT pertamina persero mulai mewajibkan konsumen Pertalite dan solat subsidi untuk mendaftar di aplikasi My pertamina, ini bertujuan agar subsidi energi yaitu BBM jenis pertalite dan solar bisa tepat sasaran. Sebab, data yang ada di aplikasi akan menunjukkan pembeli berhak mendapatkan BBM subsidi atau tidak. Pendaftaran nya pun baru di lakukan di 5 provinsi yaitu provinsi, yakni Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Yogyakarta. Tapi masih banyak masyarakat yang salah persepsi dan mengira bahwa mulai tanggal tersebut seluruh pembelian Pertalite dan Solar harus menggunakan MyPertamina Nyatanya, pada periode 1 Juli-30 Juli 2022 Pertamina masih melakukan uji coba pembelian Pertalite dan Solar menggunakan konsumen masih bisa melakukan pembelian kedua BBM tersebut tanpamenggunakan MyPertamina. Pertamina juga menegaskan, pada tahap tersebut fokus utamanya adalah mendorong konsumen untuk melakukan pendaftaran lewat situs web MyPertamina. Tujuannya, untuk melakukan antara data yang ditemukan oleh masyarakat dengan dokumen dan data kendaraan yang dimiliki. Setelah statusnya terdaftar, masyarakat akan mendapatkan QR Code yang akan diterima melalui email, atau notifikasi di website Banyak tanggapan masyarakat terhadap mypertamina seperti mempertanyakan tentang larangan penggunaan ponsel di SPBU, tapi dengan adanya kebijakan baru seperti mengajakmasyarakat untuk menggunakan ponsel di spbu. Ada juga yang berpendapat bahwa my pertamina adalah cara pemerintah untuk mengajak masyarakat menggunakan pertamax karna Pertamax tidak termasuk energi subsidi. Oleh Faisal Afif Sudian/211090150008
mulai dari nol pertamina